RENCANA KERJA     DAN ANGGARAN SEKOLAH

( RKAS-1)

SMP NEGERI 2 SRAGI

KAB. PEKALONGAN

TAHUN 2008/2009 – 2011/2012

 

 

  1. ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGIS

    Indonesia adalah Negara kepulauan dengan beragam suku dan budaya serta kekayaan alam yang melimpah. Hal ini merupakan sebuah modal yang sangat besar manfaatnya guna mencerdaskan bangsa dan mengembangkan potensi yang dimiliki generasi penerus bangsa tanpa meninggalkan norma-norma keragaman budaya yang kita miliki seperti yang tertuang dalam UUD 1945 pasal 31.

    Keberagaman sosial budaya yang dimiliki oleh masing-masing suku di tanah air ini hendaknya menjadikan sarana untuk saling melengkapi guna membentuk bangsa yang mapan dan maju. Didukung letak geografis yang sangat strategis dan jumlah penduduk yang besar merupakan aset untuk menyerap informasi dan teknologi serta mengembangkannya, sehingga bangsa Indonesia menjadi bangsa yang besar, disegani oleh negara-negara lain.

IPTEK berkembang sedemikan pesatnya. Perkembangan tersebut berdampak langsung terhadap sendi-sendi kehidupan baik sosial , ekonomi, politik, budaya dan berbagai bidang kehidupan lainnya. Indonesia sebagai salah satu bangsa tidak bisa menghindar dari proses globalisasi dunia. Pengaruh global terhadap bangsa Indonesia berdampak positif namun banyak juga banyak sisi negatifnya. Hal tersebut harus disikapi sebagai sebuah peluang dan sekaligus tantangan.

Salah satu pengaruh global terhadap kehidupan sosial bangsa Indonesia adalah mulai terkikisnya nilai-nilai dan norma-norma ketimuran, seperti gotong royong, kesantunan, dsb. Di sisi lain semakin suburnya individualisme, pragmatisme, materialisme,dsb. Ini merupakan sebuah tantangan bagi dunia pendidikan di Indonesia, sebagai tulang punggung filter transformasi budaya. bagaimana dunia pendidikan harus menyikapi hal tersebut.

Dunia pendidikan Indonesia dalam menyongsong masa-masa yang akan datang menghadapi banyak kendala. Namun hal itu tetap harus disikapi sebagai sebuah tantangan ke depan. Dengan tetap menjaga keutuhan , kepribadian dan budaya bangsa, dunia pendidikan memiliki peranan vital , untuk terus meningkatkan kwalitas sehingga mampu mewujudkan manusia Indonesia seutuhnya, Pancasilais, dan mampu ikut serta dalam persaingan global.

 

  1. ANALISIS KONDISI PENDIDIKAN SAAT INI

    Kondisi pendidikan di Indonesia secara umum hanya berorientasi pada kuantitas. Hal ini akan menyebabkan tidak terakomodasinya kebutuhan masing-masing peserta didik untuk mengembangkan potensi kecerdasan dan bakatnya secara optimal. Selain itu sering terjadi perubahan kurikulum yang mengakibatkan kebingungan pada implementasi pembelajaran di sekolah.

    Sehubungan dengan hal tersebut diatas, kualitas pendidikan di Indonesia masih jauh dari yang diharapkan meskipun secara kuantitas keberhasilan pendidikan individu cenderung baik.

    Dukungan sarana prasarana yang memadai khususnya Teknologi Informasi (TI) dalam menunjang pembelajaran perlu ditingkatkan. Peran serta masyarakat sebagai stakeholder utama di sekolah untuk ikut memiliki rasa tanggungjawab demi kemajuan pendidikan perlu ditingkatkan. Tidak kalah pentingnya guru harus selalu meningkatkan profesionalisme dalam pembelajaran dengan selalu melakukan inovasi-inovasi model atau metode pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Di samping itu siswa juga perlu mendapat perhatian langsung dari orang tuanya di antaranya semangat belajar dirumah, gizi dan makanan serta keperluan sekolah lainnya.

Peningkatan kemampuan IPTEK siswa harus disertai dengan peningkatan kualitas spiritual siswa, kesadaran mereka sebagai makhluk Tuhan yang hidup di bumi yang terlahir untuk menjaga kelestarian Alam demi kelangsungan hidup mereka. Hal itu harus dilakukan agar siswa tidak terpedaya dengan kemajuan IPTEK yang tidak semuanya berdampak positif bagi perkembangan mental siswa.

    Dari uraian diatas dapat dikatakan bahwa sistem, siswa, guru, masyarakat dan pemerintah merupakan komponen-komponen pendidikan yang harus dikolaborasikan dalam peningkatan kualitas pendidikan dengan prinsip keberhasilan pendidikan di Indonesia adalah tanggungjawab bersama. Satu komponen dengan komponen yang lain saling mendukung. Jika salah satu komponen tidak bisa dikolaborasikan, maka akan mengganggu komponen yang lain. Sehingga akan mengakibatkan tujuan dari pendidikan sulit akan tercapai.

 

  1. ANALISIS KONDISI PENDIDIKAN MASA DATANG

    Keberhasilan sistem pendidikan tidak terlepas dari kesungguhan peran pemerintah. Kesungguhan pemerintah untuk memberikan layanan pendidikan bagi anak secara maksimal merupakan satu inovasi yang paling tepat dalam mengembangkan kemampuan sesuai dengan pertumbuhan pribadinya. Secara konkret bentuk layanan ini diberikan pada siswa berupa program reguler dan program/kelas khusus. Hal ini sesuai dengan yang diamanatkan dalam UU Sisdiknas.

    Pelayanan pendidikan yang kurang memperhatikan potensi peserta didik bukan saja merugikan anak itu sendiri melainkan akan merugikan perkembangan pendidikan dan percepatan pembangunan di Indonesia. Oleh karena itu pendidikan yang ada di Indonesia ke depan hendaknya berusaha menciptakan keseimbangan antara pemerataan kesempatan dan keadilan tanpa melihat perbedaan jenis kelamin, suku dan agama. Untuk mencapai hasil yang baik dalam pendidikan perlu kiranya memberikan perlakuan yang adil kepada siswa yang mempunyai bakat/kecerdasan istimewa, sehingga tampak keadilan dalam pelaksanaan pendidikan.

Dalam penyelenggaraan pendidikan harus memperhatikan standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Berdasarkan PP NO. 19 Tahun 2005, sekolah perlu memenuhi 8 standar nasional pendidikan. Dengan pemenuhan 8 standar tersebut diharapkan sekolah mampu bersaing secara nasional maupun global untuk mengukir prestasi akademik dan non akademik.

  1. IDENTIFIKASI TANTANGAN NYATA (KESENJANGAN KONDISI) 4 TAHUN KE DEPAN

    Tantangan nyata yang dihadapi dunia pendidikan/sekolah 4 tahun ke depan, secara umum adalah peningkatan mutu lulusan baik dalam bidang akademi maupun non akademi. Untuk dapat meningkatkan mutu lulusan dibutuhkan antara lain ; isi kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dan tuntutan perkembangan jaman, proses pembelajaran yang efektif, validitas sistem penilaian, sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai, pengelolaan manajemen pendidikan yang sistemik, tenaga-tenaga pendidik yang berkompeten dalam bidangnya, dan terpenuhinya anggaran yang dibutuhkan.

 

No 

Kondisi Pendidikan Saat Ini

Kondisi Pendidikan Masa Datang 

Besarnya tantangan nyata 

I 

Kelulusan 

     

a

Prestasi akademik : 

     

1 

Rata-rata Ujian Nasional  

6,83 

7,63

0,80

2 

Pencapaian Nilai UN 10 

0,47

10 % 

9,53 %

3 

Prosentase Kelulusan

99,53 %

100 

0,47

4 

Ketuntasan Minimal (LKKM) Kelas 7  

6,0 

7,63

1,63

5 

Ketuntasan Minimal (LKKM) Kelas 8  

6,2 

7,63

1,61

6 

Jumlah lulusan yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi  

81 % 

90 % 

9 % 

7

Rumpun mapel 

4 besar tk. Kab. 

2 besar tk. Kab.

2 tgkt 

8

Lomba Cerdas cermat 

8 besar tk. Kab.

5 besar tk. Kab.

3 tgkt 

11

Olimpiade sains 

0 

5 besar tk. Kab.

– tgkt

12

Sinopsis buku 

Juara 2 tk. kab. 

Juara 1 kab. 

1 tgkt 

13

Bahasa Jawa (geguritan,macapat) 

Juara 3 Kab. 

Juara 2 

1 tgkt 

b 

Prestasi Non Akademik

     
 

Olah Raga  

     
 

– Bola Voli 

Juara 1 Kec 

Semifinalis Tk. Kab. 

2 tgkt 

 

– Basket 

0 

Semifinalis Tk. Kab. 

2 tgkt 

 

– Atletik 

Juara 1 Kec  

Juara 3 Kab

2 tgkt

 

Kesenian  

     
 

– Seni Tari 

0 

Juara 3 Kab.

3 tgkt

 

– Seni Suara 

0

Juara 3 Kab.

2 tgkt

 

– Puisi 

0 

3 besar tk. Kab.

2 tgkt

 

– Story Telling 

0 

10 besar Tk. kab.

3 tgkt

c 

Keagamaan 

     
 

– Tartil 

1 kec. 

Juara 3 Kab.  

2 tgkt

 

– Qiro’ah 

1 kec. 

5 besar tk. Kab.

– tkgt

         

2 

Standar Isi

     

a 

Buku KTSP (Buku/Dokumen-1): 

     
 

Belum tersusun Buku KTSP


 

Tersusun 80% Buku KTSP 

100 % 

20 % 

b 

Silabus: 

Silabus: 

   
 

Tersusun silabus semua mapel  

Tersusun silabus semua mapel kelas VII dan VIII

Silabus kelas VII, VIII dan IX

1 kelas

3. 

Proses Pembelajaran: 

     

a 

Persiapan pembelajaran: 

     
 

Kepemilikan sumber belajar /bahan ajar:

 

 

 

Pengembangan perangkat instrumen untuk pemahaman guru terhadap karakteristik siswa:  

80%

 

 

 

 

30%

Kepemilikan sumber belajar/bahan ajar: 100%

 

Pengembangan perangkat instrumen untuk pemahaman guru terhadap karakteristik siswa: 100%

20%

 

 

 

 

70% 

b 

Persyaratan Pembelajaran 

     
 
  • Jumlah siswa per rombel

 

 

 

  • beban mengajar guru:

 

 

 

– ratio antara jumlah siswa dengan buku mapel

 


 

44

 

 

 

 

rata-rata 20 jam/ minggu

 

3:1

  • Jumlah siswa per rombel: 32 – 40 anak

 

  • Beban mengajar guru: ≥ 24 jam/minggu
  • Ratio antara jumlah siswa dengan buku mapel 1:1

Pengurangan jml siswa 4 -12 /kelas

 

+ 4 Jp/minggu

 

+ 2 buku / siswa

 


 

c 

Pelaksanaan pembelajaran:  

 

Pelaksanaan pembelajaran:  

 
 

Penerapan CTL

 

 

Penggunaan Media Pembelajaran Inovatif berbasis TIK pada KBM

 

 

 

 

 

memberikan pengalaman belajar dengan pengenalan lingkungan

 

 

 

 

Penerapan pembelajaran di luar kelas/sekolah

50%

 

 

20 %

 

 

 

 

 

 

 

15 %

 

 

 

 

 

 

20 % 

Penerapan CTL: 100%

 

Penggunaan Media Pembelajaran Inovatif berbasis TIK pada KBM (80%)

 

Memberikan pengalaman belajar dengan pengenalan lingkungan(75 %)

 

Penerapan pembelajaran di luar kelas/sekolah 60 %

50 %

 

 

60 %

 

 

 

 

 

 

 

60%

 

 

 

 

 

 

40 %

d

Pengawasan proses pembelajaran: 

     
 

Pemantauan kegiatan pembelajaran KBM oleh Kepala sekolah

 

 

 

Tindak lanjut hasil evaluasi pembelajaran

60%

 

 

 

 

 

60 %

Pemantauan kegiatan pembelajaran KBM oleh Kepala sekolah (80%)

Tindak lanjut hasil evaluasi pembelajaran 100% 

20%

 

 

 

 

 

40%

4. 

Penilaian 

     
 

Perangkat Penilaian sesuai KTSP yang berstandar SSN 

30 

100

70 

 

Pengembangan sistem penilaian berbasis ICT 

0 

50 

50 

 

Melengkapi administrasi penilaian semua guru 

80 

100 

20 

 

Melaksanakan pengukuran dan penilaian dengan memberikan tindak lanjut berupa perbaikan dan pengayaan untuk semua guru 

70 

100 

30 

 

Penyusunan Bank Soal

 

 


 

25 

100 

75 

         

5. 

Pendidik dan Tenaga Kependidikan: 

     
 

Kemampuan guru dan karyawan dalam penguasaan dan pengoperasian komputer, LCD, internet 

20 

75 

55 

 

Peningkatan kualitas guru melalui MGMP, seminar, workshop, pelatihan, dll 

40 

80 

40 

 

Kemampuan guru dalam penyusunan Penelitian Tindakan Ilmiah (PTK) 

3 guru 

10 guru 

7 guru 

 

Kemampuan guru berbahasa Internasional (Inggris) dalam pembelajaran 

11 % 

50 % 

39 % 

 

Magang dan kunjungan ke sekolah lain 

0 

5 x 

5 x 

 

Peningkatan kemampuan tenaga kependidikan

25 

75 

50 

6. 

Prasarana dan Sarana: 

     
 

Bangunan/Ruang Belajar Standar 

75 

90 

15 

 

Peningkatan Media Pembelajaran 

60 

80 

20 

 

Peningkatan Bahan/Sumber Belajar

(Buku-buku, kurikulum, dll) 

70 

90 

20 

 

Peningkatan pemanfaatan TV edukasi 

5 

50 

45 

 

Rehabilitasi lingkungan sekolah

60 

90 

30 

7. 

Pengelolaan 

     
 

Penyusunan Rencana Pengembangan Sekolah  

50

100 

50

 

Pengelolaan PSB yang baik dan selektif

75

100

25

 

Peningkatan kerjasama dengan stakeholder 

25 

75 

50 

 

Jaringan Informasi Sekolah 

30

60

30 

 

Monitoring dan Evaluasi

75 

100

25 

 

Pelaporan 

75 

100

25 

 

Dokumen program kerja komite sekolah:

Perolehan kerjasama dengan pihak lain

Bantuan biaya pendidikan dari orang tua siswa:

60%

 

2 instansi

 

10.000 rupiah/bl

100%

 

5 instansi

 

50.000 rupiah/bulan

40%

 

3%

 

40.000 rupiah/bl

 

Terpasangnya Paket Aplikasi Sekolah

0%

60% 

60% 

8. 

Pembiayaan 

     
 

Peningkatan penggalian sumber dana 

2 sektor 

4 sektor 

2 

 

Pengembangan unit usaha sekolah  

10% 

75 

65% 

 

Kerjasama Alumni 

10% 

60 

50% 

 

Kerjasama Sponsor 

10% 

60 

50% 

 

Kerjasama Komite Sekolah

75% 

100 

25% 

 


 

Subsidi silang siswa kurang mampu 

0 % 

75 

75 

 

Penyampaian pertanggungjawaban keuangan sekolah secara periodik

75 

100 

25 

9 

Pengembangan Budaya dan Lingkungan Sekolah 

     
 

Pengembangan budaya bersih 

60 

75 

15 

 

Penciptaan lingkungan sehat asri, indah, rindang dan sejuk

25% 

75 

50% 

 

Penciptaan budaya tata krama “in action” 

20% 

75 

55% 

         

 

  1. VISI SEKOLAH

     



    Bertaqwa, berilmu dan berbudaya tinggi “

 

  1. MISI SEKOLAH

    a. Membina budi pekerti yang luhur sesuai dengan tuntunan agama dan budaya bangsa

    1. Meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan mengoptimalkan potensi akademik yang dimiliki oleh setiap siswa
    2. Meningkatkan pelayanan pembelajaran siswa melalui proses PBM yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan
    3. Menggali, memupuk, mengembangkan bakat, minat prestasi siswa dalam bidang seni, olah raga, ketrampilan melalui penyelenggaraan kegiatan ekstrakurikuler yang efektif
    4. Meningkatkan kwalitas dan kwantitas kelengkapan sarana dan prasarana pembelajaran

      f. Mengenali budaya sekolah sebagai sumber pengembangan kreatifitas dan kesantunan terhadap lingkungan sekolah.

 

  1. TUJUAN SEKOLAH DALAM 4 TAHUN
    1. Meningkatkan nilai rata-rata akademis dan peningkatan prestasi akademis setiap tahunnya
      1. Meningkatkan prestasi non akademis setiap tahunnya.
      2. Menyusun KTSP dan perangkat-perangkat pembelajaran
      3. Melaksakan KBM yang parsitipatif, aktif, kreatif, efektif, menyenangkan.
      1. Mewujudkan pelaksanaan dan pengembangan penilaian berstandar nasioal
    2. Memiliki tenaga pendidik dan kependidikan berkwalitas yang mampu melaksanakan dan mengembangkan 8 standar nasional pendidikan
    3. Memiliki sarana dan prasarana pembelajaran standar nasional
    4. Melaksanakan MBS secara optimal.
    5. Mengelola sumber dana secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
    6. Mewujudkan sekolah yang berbudaya dan berwawasan lingkungan

 

  1. PROGRAM STRATEGIS
    1. Pengembangan sistem pendidikan yang bermutu, baik akademik maupun non akademik
      1. Penyusunan KTSP, Silabus, dan RPP.
      2. Peningkatan proses pembelajaran CTL dengan menggunakan media.
      3. Peningkatan dan pengembangan sistem penilaian
      1. Peningkatan SDM pendidik dan kependidikan melalui workshop, pelatihan, dll
        1. Peningkatan dan pengembangan sarana dan prasarana sekolah
        2. Peningkatan pengelolaan managemen berbasis sekolah
        3. Peningkatan pengelolaan sumber dana dan pembiayaan
        4. Peningkatan budaya tata krama dan budaya bersih di sekolah

     

  1. STRATEGI PELAKSANAAN/PENCAPAIAN
    1. a. Peningkatan kualitas Penerimaan Siswa Baru

    b. Peningkatan kualitas proses pembelajaran

    c. Peningkatan kualitas penilaian dalam proses belajar dan hasill belajar

    d. Penyelenggaraan tambahan jam pelajaran untuk semua jenjang kelas

    e. Peningkatan frekwensi dalam lomba akademis dan non akademis

    f. Bimbingan khusus siswa berprestasi untuk semua jenjang kelas

    g. Peningkatan kualitas kegiatan ekstra kurikuler

    h. Pembinaan khusus bagi anak kls IX yang nilainya kurang dari SKL

    1. a. Sosialisasi KTSP

b. Pelatihan Penyusunan KTSP

     c. Penyusunan KTSP, Silabus, RPP

     d. Pengembangan Silabus dan RPP melalui MGMP sekolah

  1. a. Penguasaan KTSP dan model pembelajaran
  1. Penguasaan penggunaan media pembelajaran
  1. a. Penguasaan jenis-jenis penilaian
    1. Penguasaan penskoran penilaian
    2. Penguasaan pembuatan perangkat penilaian
    3. Penguasaan pelaksanaan penilaian
    4. Penguasaan analisis butir soal dan analisis hasil tes siswa.
    5. Penggunaan ICT untuk penilaian
  2. a. Mengikuti pendidikan serendah-rendahnya S1
    1. Menyelenggarakan/mengikuti pelatihan, seminar, workshop, , dll
    2. Peningkatan penguasaan multi media, internet, dll.
    3. Menyelenggarakan program magang oleh guru di sekolah yang berprestasi
  3. a. Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah yang ada
    1. Penambahan sarana dan prasarana sesuai kebutuhan
    2. Peningkatan kelengkapan sarana dan prasarana
  4. a. Penyelenggaraan penyusunan Rencana Pengembangan Sekolah
    1. Merencanakan, melaksanakan pengelolaan sekolah sesuai standar MBS
    2. Menjalin kerjasama antara sekolah dengan komite sekolah, dan pihak lain yang terkait.
    3. Peningkatan jaringan informasi sekolah
    4. Menyelenggarakan monitoring dan evaluasi
  5. a. Perencanaan dan penggalian sumber dana
    1. Pemanfaatan sumber dana
    2. Penyelenggarakan subsidi silang bagi siswa kurang mampu
    3. Monitoring dan evaluasi pengelolaan dana

9.     a. Pengembangan budaya sekolah bersih dan lingkungan yang sehat

    b. Peningkatan budaya tata krama siswa

 

 

 

  1. HASIL YANG DIHARAPKAN
    1. Prestasi akademik 4 tahun mendatang mencapai :

Rerata UN 07/08

7,63

Pencapaian Nilai UN 10 

10 % 

Prosentase Kelulusan 

100 

Ketuntasan Minimal (LKKM) Kelas 7  

7,63

Ketuntasan Minimal (LKKM) Kelas 8

7,63

Jumlah lulusan yang melanjutkan studi

90%

Lomba Rumpun Mapel 

2 besar tk. Kab.

Lomba cerdas cermat 

5 besar tk. Kab.

Olimpiade sains 

5 besar tk. Kab.

Sinopsi buku

Juara 1 Kab. 

Bahasa Jawa (Keguritan dan macopat ) 

Juara 2 tk. Kab. 

 

  1. Prestasi non akademik 4 tahun mendatang mencapai :

Olah Raga  

 

– Bola Voli 

Semifinalis Tk. Kab. 

– Basket 

Semifinalis Tk. Kab. 

– Atletik 

Juara 3 Kab

Kesenian  

 

– Seni Tari 

Juara 3 Kab.

– Seni Suara 

Juara 3 Kab.

– Story Telling 

10 besar Tk. kab.

– Puisi

3 besar tk. Kab.

Keagamaan 

 

– Tartil 

Juara 3 Kab.  

– Qiro’ah 

Juara 5 Kab.

   

 

 

 

 

  1. Prestasi bidang Standar Isi 4 tahun mendatang :

Target yang harus dicapai 

% 

Kurikulum 100% memenuhi standar nasional pendidikan (perangkat pembelajaran sudah disusun untuk kelas VII – IX semua mapel)

90

   

Proses KBM dengan metode CTL didukung media pembelajaran yang memadai 

80

    

  1. Prestasi bidang Proses Pembelajaran 4 tahun mendatang

Pengembangan Proses Pembelajaran: 

 

Persiapan pembelajaran: 

Persiapan pembelajaran:

Kepemilikan sumber belajar /bahan ajar:

 

 

 

 

Pengembangan perangkat instrumen untuk pemahaman guru terhadap karakteristik siswa:  

Kepemilikan sumber belajar/bahan ajar: 100%

 

Pengembangan perangkat instrumen untuk pemahaman guru terhadap karakteristik siswa: 100%

Persyaratan Pembelajaran 

 

Jumlah siswa per rombelanak

 

 

 

 

beban mengajar guru:

 

 

 

ratio antara jumlah siswa dengan buku mapel

  • Jumlah siswa per rombel: 32 – 40 anak

 

  • Beban mengajar guru: ≥ 24 jam/minggu
  • Ratio antara jumlah siswa dengan buku mapel 1:1

Pelaksanaan pembelajaran:  

Pelaksanaan pembelajaran:  

Penerapan CTL

 

 

Penggunaan Media Pembelajaran Inovatif berbasis TIK pada KBM

 

 

 

 

 

 

memberikan pengalaman belajar dengan pengenalan lingkungan

 

 

 

 

 

 

Penerapan pembelajaran di luar kelas/sekolah

Penerapan CTL: 100%

 

Penggunaan Media Pembelajaran Inovatif berbasis TIK pada KBM (80%)

 

Memberikan pengalaman belajar dengan pengenalan lingkungan(75 %)

 

 

Penerapan pembelajaran di luar kelas/sekolah 60 %


 

Pengawasan proses pembelajaran: 

Pengawasan proses pembelajaran: 

Pemantauan kegiatan pembelajaran KBM oleh Kepala sekolah

 

 

 

 

 

Tindak lanjut hasil evaluasi pembelajaran  

Pemantauan kegiatan pembelajaran KBM oleh Kepala sekolah (80%)

 

Tindak lanjut hasil evaluasi pembelajaran 100%

 

  1. Prestasi yang diharapkan 4 tahun mendatang bidang penilaian

Pengembangan penilaian 

% 

Perangkat Penilaian sesuai KTSP yang berstandar SSN 

100 

Pengembangan sistem penilaian berbasis ICT 

50 

Melengkapi administrasi penilaian semua guru

100 

Melaksanakan pengukuran dan penilaian dengan memberikan tindak lanjut berupa perbaikan dan pengayaan untuk semua guru 

100 

Penyusunan Bank Soal 

100 

 

  1. Prestasi yang diharapkan 4 tahun mendatang bidang tenaga pendidik dan kependidikan

Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan:

 

Kemampuan guru dan karyawan dalam penguasaan dan pengoperasian komputer, LCD, internet 

75 

Peningkatan kualitas guru melalui MGMP, seminar, workshop, pelatihan, dll 

80 

Kemampuan guru dalam penyusunan Penelitian Tindakan Ilmiah (PTK)

10 guru 

Kemampuan guru berbahasa Internasional (Inggris) dalam pembelajaran 

50 % 

Magang dan kunjungan ke sekolah lain 

5 x 

Peningkatan kemampuan tenaga kependidikan 

75 

 

  1. Prestasi yang diharapkan 4 tahun mendatang bidang sarana dan prasarana

Pengembangan Prasarana dan sarana:

 

Bangunan/Ruang Belajar Standar 

90

Peningkatan Media Pembelajaran 

80

Peningkatan Bahan/Sumber Belajar

(Buku-buku, kurikulum, dll) 

90

Peningkatan pemanfaatan TV edukasi 

50

Rehabilitasi lingkungan sekolah

90

 

  1. Prestasi yang diharapkan 4 tahun mendatang bidang manajemen

Pengembangan Pengelolaan:

 

Penyusunan Rencana Pengembangan Sekolah  

100 

Pengelolaan PSB yang baik dan selektif

100

Peningkatan kerjasama dengan stakeholder 

75 

Jaringan Informasi Sekolah

60

Monitoring dan Evaluasi 

100

Pelaporan 

100

Dokumen program kerja komite sekolah:

 

Perolehan kerjasama dengan pihak lain

 

Bantuan biaya pendidikan dari orang tua siswa:

100%

 

5 instansi

 

50.000 rupiah/bulan

Terpasang Paket Aplikasi Sekolah

60%

 

  1. Prestasi yang diharapkan 4 tahun mendatang bidang pembiayaan

Pengembangan Pembiayaan:

 

Peningkatan penggalian sumber dana 

4 sektor 

Pengembangan unit usaha sekolah  

75

Kerjasama Alumni 

60

Kerjasama Sponsor 

60

Kerjasama Komite Sekolah 

100 

Subsidi silang siswa kurang mampu

75

Penyampaian pertanggungjawaban keuangan sekolah secara periodik 

100 

9. Prestasi yang diharapkan 4 tahun mendatang bidang Budaya dan Lingkungan Sekolah

Pengembangan Budaya dan Lingkungan Sekolah 

 

Pengembangan budaya bersih

75

Penciptaan lingkungan sehat asri, indah, rindang dan sejuk 

75

Penciptaan budaya tata krama “in action” 

75

   

 

 

  1. TONGGAK-TONGGAK KEBERHASILAN ( TARGET 2011/2012 )

 

NO 

ASPEK-ASPEK PROGRAM STRATEGIS 

TONGGAK-TONGGAK KEBERHASILAN 

07/08 

08/09 

09/10 

10/11

11/12 

             

1 

KELULUSAN 

a.

Prestasi Akademik

       
 

Rerata UN 07/08  

6,83 

6, 98

7,15

7,36

7,63

 

Pencapaian Nilai UN 10 

0,47 

2,5 

5 

7,5 

10 % 

 

Prosentase Kelulusan 

99,53 

99.61

100 

100 

100 

 

Ketuntasan Minimal (LKKM) Kelas 7  

60 

64

68

72

76.3

 

Ketuntasan Minimal (LKKM) Kelas 8  

61 

65

69

73

76.3

 

Jumlah lulusan yang melanjutkan studi

81%

83%

85%

87%

90%

 

Lomba Rumpun Mapel 

4 besar tk.Kab

3 besar tk.Kab

3 besar tk. Kab

3 besar tk. Kab

2 besar tk. Kab

 

Lomba cerdas cermat 

8 besar tk.Kab

6 besar tk.Kab

5 besar tk.Kab

5 besar tk. Kab

5 besar tk. Kab

 

Olimpiade sains 

0

10 besar tk.Kab

8 besar tk.Kab

5 besar tk. Kab

5 besar tk. Kab

 

Sinopsi buku

Juara 2 Kab.

Juara 2 Kab.

Juara 2 Kab.

Juara 2 Kab.

Juara 1 Kab.

 

Bahasa Jawa (Keguritan dan macopat )

Juara 3 Kab. 

Juara 3 Kab. 

Juara 2 Kab.

Juara 2 Kab.

Juara 2 Kab.

             

b.

Prestasi Non Akademik

       
 

– Bola Voli 

Juara 1 Kec 

Juara 1 Kec 

Semifinalis Kab.

Semifinalis Kab.

Semifinalis Kab.

 

– Basket 

0 

Juara 1 Kec 

Semifinalis Kab.

Semifinalis Kab.

Semifinalis Kab.

 

– Atletik 

Juara 1 Kec  

Juara 1 Kec  

Juara 3 Kab 

Juara 3 Kab. 

3 besar tk. Kab.

 

Kesenian  

         
 

– Seni Tari 

0 

Juara 1 Kec  

Juara 3 Kab.  

Juara 3 Kab.  

Juara 3 Kab.  

 

– Seni Suara 

0. 

Juara 1 Kec  

Juara 3 Kab.  

Juara 3 Kab.  

Juara 3 Kab.  

 

– Story Telling 

0 

Juara 1 Kec  

Juara 1 Kec  

10 besar Kab. 

10 besar Kab. 

 

– Puisi 

0 

Juara 1 Kec  

Juara 1 Kec  

10 besar Kab. 

Juara 3 Kab. 

c.

Keagamaan 

         
 

– Tartil 

1 kec. 

Juara 1 Kec  

10 besar Kab. 

5 besar Kab.

Juara 3 Kab. 

 

– Qiro’ah 

1 kec

Juara 1 Kec

Juara 1 Kec  

10 besar Kab. 

Juara 10 Kab.

II 

STANDAR ISI 

% 

% 

% 

% 

% 

a 

Buku KTSP (Buku/Dokumen-1): 

         
 

Penyusunan Buku KTSP

Tersusun 80% Buku KTSP 

85

90

95

100

b 

Silabus: 

Silabus: 

       
 

Tersusun silabus semua mapel  

Tersusun silabus semua mapel kelas 7 dan 8

Silabus kelas 7, 8, dan 9

Silabus kelas 7, 8, dan 9

Silabus kelas 7, 8, dan 9

Silabus kelas 7, 8, dan 9

III 

PROSES PBM 

         

a 

Persiapan pembelajaran: 

         
 

Kepemilikan sumber belajar /bahan ajar:

 

Pengembangan perangkat instrumen untuk pemahaman guru terhadap karakteristik siswa:

80%

 

 

 

 

30%

85

 

 

 

 

40%

90

 

 

 

 

50%

100

 

 

 

 

60%


 

100

 

 

 

 

70%

b 

Persyaratan Pembelajaran 

         
 
  • Jumlah siswa per rombel
  • beban mengajar guru:

 

 

 

 

– ratio antara jumlah siswa dengan buku mapel

44

 

rata-rata 20 jam/ minggu

 

 

3:1

40

 

rata-rata 20 jam/ minggu

 

 

2:1

36

 

rata-rata 21 jam/ mnggu

 

 

2:1

36

 

rata-rata 20 jam/ mggu

 

1:1 

32

 

rata-rata 20 jam/ mnggu

 

 

1:1 

c 

Pelaksanaan pembelajaran:  

         
 

Penerapan CTL

 

Penggunaan Media Pembelajaran Inovatif berbasis TIK pada KBM

 

memberikan pengalaman belajar dengan pengenalan lingkungan

 

Penerapan pembelajaran di luar kelas/sekolah

50%

 

20 %

 

 

 

15 %

 

 

 

 

20 % 

60%

 

30%

 

 

 

30%

 

 

 

 

25%

75%

 

40%

 

 

 

40%

 

 

 

 

30%

90%

 

50%

 

 

 

50%

 

 

 

 

35%

100%

 

60%

 

 

 

60%

 

 

 

 

40%

d

Pengawasan proses pembelajaran:

         
 

Pemantauan kegiatan pembelajaran KBM oleh Kepala sekolah

 

Tindak lanjut hasil evaluasi pembelajaran

60%

 

 

 

60
%

65%

 

 

 

70%

70%

 

 

 

80%

75%

 

 

 

90%

80%

 

 

 

100%

IV

PENILAIAN 

 

% 

 

% 

 

% 

 

% 

 

% 

 

Perangkat Penilaian sesuai KTSP yang berstandar SSN

30 

60 

90 

100 

100 

 

Pengembangan sistem penilaian berbasis ICT 

0 

20 

30 

40 

50 

 

Melengkapi administrasi penilaian semua guru 

80 

85 

90 

100 

100 

 

Melaksanakan pengukuran dan penilaian dengan memberikan tindak lanjut berupa perbaikan dan pengayaan untuk semua guru

70 

80 

90 

100 

100 

 

Penyusunan Bank Soal 

25 

50 

75 

100 

100 

             

V

SDM PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

 

% 

 

% 

 

% 

 

% 

 

% 

 

Kemampuan guru dan karyawan dalam penguasaan dan pengoperasian komputer, LCD, internet 

20 

40 

50 

60 

75 

 

Peningkatan kualitas guru melalui MGMP, seminar, workshop, pelatihan, dll

40 

50 

60 

70 

80 

 

Kemampuan guru dalam penyusunan Penelitian Tindakan Ilmiah (PTK) 

3 guru 

5 guru 

7 guru 

8 guru 

10 guru 

 

Kemampuan guru berbahasa internasional (Inggris)dalam pembelajaran

11

20 

30 

40 

50  

 

Magang dan kunjungan ke sekolah lain 

0 

2 x 

3 x 

4 x 

5 x 

 

Peningkatan kemampuan tenaga kependidikan 

25 

40 

50 

60 

75 

             

VI 

PENINGKATAN DAN PENGEMBANAN SARANA PRASARANA 

 

% 

 

% 

 

% 

 

% 

 

% 

 

Bangunan/Ruang Belajar Standar 

75 

80 

85 

90 

90 

 

Peningkatan Media Pembelajaran

60 

65 

70 

75 

80 

 

Peningkatan Bahan/Sumber Belajar

(Buku-buku, kurikulum, dll) 

70 

75 

80 

90 

90 

 

Peningkatan pemanfaatan TV edukasi 

5 

15 

25 

40 

50 

 

Rehabilitasi lingkungan sekolah 

60 

70 

75 

85 

90 

             

VII 

PENINGKATAN PENGELOLAAN MANAJEMEN SEKOLAH

 

% 

 

% 

 

% 

 

% 

 

% 

 

Penyusunan Rencana Pengembangan Sekolah  

50

90

90 

100

100 

 

Pengelolaan PSB yang baik dan selektif

75 

80 

85

90 

100

 

Peningkatan kerjasama dengan stakeholder 

25 

40 

50 

60 

75

 

Jaringan Informasi Sekolah 

30

35 

40 

50 

60

 

Monitoring dan Evaluasi 

75 

80 

90 

95 

100

 

Pelaporan 

75 

80 

90 

95 

100

 

Dokumen program kerja komite sekolah:

60

70

80

90

100

 

Perolehan kerjasama dengan pihak lain

2 instansi 

3

instansi

3

instansi

4 Instansi

5 Instansi

 

Bantuan biaya pendidikan dari orang tua siswa:

10.000 rupiah/bl

20.000 rupiah/bl

30.000 rupiah/bl

40.000 rupiah/bl

50.000 rupiah/bl

 

Terpasangnya Paket Aplikasi Sekolah

0

10

25

40

60

             

VIII 

PENINGKATAN DAN PENGELOLAAN SUMBER DANA DAN PEMBEAYAAN 

 

% 

 

% 

 

% 

 

% 

 

% 

 

Peningkatan penggalian sumber dana

2 sektor 

3 sektor 

3 sektor 

4 sektor

4 sektor 

 

Pengembangan unit usaha sekolah  

10 

25 

50 

60 

75 

 

Kerjasama Alumni 

10 

25 

40 

50 

60 

 

Kerjasama Sponsor 

10 

25 

40 

50 

60 

 

Kerjasama Komite Sekolah 

75 

80 

90 

100 

100 

 

Subsidi silang siswa kurang mampu

0 % 

25 

50 

75 

75 

 

Penyampaian pertanggungjawaban keuangan sekolah secara periodik 

75 

80 

90 

100 

100 

 

IX 

Pengembangan Budaya dan Lingkungan Sekolah 

 

% 

 

% 

 

% 

 

% 

 

% 

 

Pengembangan budaya bersih 

60 

65

70

75

75

 

Penciptaan lingkungan sehat asri, indah, rindang dan sejuk 

25 

40

50

60

75

 

Penciptaan budaya tata krama “in action” 

20% 

40

50

60

75

 

  1. MONITORING DAN EVALUASI (MONEV)
    1. Mewujudkan monitoring dan evaluasi penyelenggaraan pendidikan dan hasil-hasilnya oleh Kep. Sek 3 bulan sekali dan 1 kali satu tahun oleh konsultan.
    2. Mewujudkan supervisi klinis beserta tindak lanjutnya
    3. Mewujudkan supervisi klinis CTL
    4. Mewujudkan evaluasi kinerja sekolah
  2. menyusun tim evaluasi monitoring
  3. membuat instrumen evaluasi monitoring
  4. menganalisa hasil evaluasi
  5. validasi hasil evaluasi
  6. membuat laporan evaluasi dan monitoring